Sriwijaya FC Dipastikan Tetap Bermarkas di Palembang untuk Liga Nusantara Musim 2026/2027

Berita326 Dilihat

LASKARWONGKITO.ID — Kepastian mengenai masa depan Sriwijaya FC dalam mengarungi kompetisi Liga Nusantara musim 2026/2027, mulai menemukan titik terang.

Pengurus klub berjuluk Laskar Wong Kito, M. David, menegaskan bahwa tim kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel) ini dipastikan tetap bermarkas di Kota Palembang, selama menjalani kompetisi kasta ketiga tersebut.

Pernyataan ini sekaligus menepis kekhawatiran suporter mengenai kemungkinan perpindahan homebase di tengah transisi kepemilikan klub.

Selain kepastian markas, fokus utama manajemen saat ini adalah merampungkan proses akuisisi klub dari pemilik lama kepada pemilik baru.

Menariknya, sosok yang akan mengambil alih tim yang berdiri di Sumatera Selatan sejak 23 Oktober 2004 ini merupakan putra daerah atau tokoh yang berasal dari Sumsel.

Hal ini dinilai menjadi angin segar bagi upaya menjaga nilai historis dan kedekatan emosional klub dengan pendukung setianya.

Progres Akuisisi dan Harapan Kebangkitan

M. David, yang juga menjabat sebagai Ketua Askot PSSI Kota Palembang, menuturkan bahwa pihak pengelola sangat berharap proses peralihan kepemilikan ini dapat segera mencapai kesepakatan final dalam waktu dekat.

Percepatan akuisisi menjadi kunci utama agar manajemen dapat segera bergerak cepat dalam menyusun komposisi tim dan melakukan persiapan teknis yang matang, demi target kembali naik kasta.

“Ya, proses akuisisi tetap berjalan. Namun, untuk hasil akhirnya, kita masih menunggu hingga poin penuh atau tuntas 100 persen. Yang pasti, calon pemilik baru adalah orang Sumatera Selatan,” tegas M. David saat memberikan keterangan mengenai perkembangan terkini klub.

Menatap Musim Baru di Liga Nusantara

Manajemen Sriwijaya FC menyadari bahwa persaingan di Liga Nusantara musim depan tidak akan mudah. Oleh karena itu, kepastian pemilik baru diharapkan menjadi stimulus finansial dan manajerial untuk membangkitkan kejayaan Laskar Wong Kito.

Dengan tetap berada di Palembang, dukungan langsung dari suporter diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain saat berlaga nanti.

Sejarah panjang Sriwijaya FC sebagai mantan raksasa sepak bola Indonesia dengan torehan gelar double winner, menjadi beban sekaligus motivasi besar.

Publik sepak bola di Bumi Sriwijaya kini menantikan pengumuman resmi terkait sosok pemilik baru tersebut. Jika proses ini rampung sesuai jadwal, Sriwijaya FC diprediksi akan melakukan perombakan besar-besaran, mulai dari jajaran pelatih hingga perekrutan pemain bintang, untuk memastikan posisi mereka sebagai kandidat kuat promosi.

Langkah ini dipandang sebagai upaya penyelamatan institusi olahraga paling ikonik di Sumsel, agar tidak tenggelam dalam persaingan kasta bawah. (oyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *