Statistik Pertandingan Sriwijaya FC vs PERSIKAD di Pegadaian Championship Musim 2025/2026

PERTANDINGAN700 Dilihat

BekisarMedia.id — Sriwijaya FC (SFC) dipaksa bekerja ekstra keras saat menjamu PERSIKAD, dalam lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026, hari Jum’at, tanggal 20 Januari 2026, di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan data statistik resmi pertandingan, tim tamu tampil lebih dominan dalam sejumlah aspek permainan meski laga berlangsung sengit.

Dalam penguasaan bola, PERSIKAD unggul 55 persen berbanding 45 persen milik SFC. Dominasi tersebut berbanding lurus dengan distribusi umpan. PERSIKAD mencatatkan 277 umpan sukses dari 358 percobaan, dengan akurasi 78 persen.

Sementara SFC, membukukan 222 umpan sukses dari 306 percobaan dengan tingkat akurasi 73 persen.

Dari sisi agresivitas serangan, PERSIKAD juga lebih produktif. Mereka melepaskan 18 tembakan dengan 9 di antaranya tepat sasaran. SFC tercatat melakukan 12 percobaan, dan hanya 4 yang mengarah ke gawang.

Tekanan tim tamu semakin terlihat melalui jumlah peluang tercipta. PERSIKAD mencatatkan 11 peluang matang, sedangkan SFC hanya 7. Bahkan dalam sentuhan di kotak penalti lawan, PERSIKAD unggul cukup jauh dengan 39 sentuhan dibanding 27 milik klub yang hadir di Sumatera Selatan (Sumsel) pada 23 Oktober 2004 itu.

Distribusi bola ke sepertiga akhir lapangan pun menunjukkan perbedaan signifikan. PERSIKAD melakukan 37 umpan ke area final third, sementara SFC hanya 29 kali.

Namun demikian, SFC. menunjukkan ketangguhan di lini pertahanan. Klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu mencatatkan 45 intersep, lebih banyak dibanding 34 milik PERSIKAD. Dalam hal sapuan, SFC juga unggul dengan 10 clearances berbanding 8.

Data ini memperlihatkan pola permainan yang kontras. PERSIKAD lebih dominan dalam penguasaan bola dan tekanan ofensif, sementara SFC lebih banyak mengandalkan disiplin bertahan, serta memanfaatkan momentum serangan balik.

Statistik memang tidak selalu menentukan hasil akhir, namun angka-angka ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kedua tim. Bagi SFC, peningkatan efektivitas serangan menjadi pekerjaan rumah, agar dominasi lawan tidak kembali terulang pada laga berikutnya. (ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *