laskarwongkito.id — Sriwijaya FC (SFC) bersiap menghadapi laga penting pada pekan ke-22 Pegadaian Championship musim 2025/2026 melawan Persiraja Banda Aceh. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion H. Dimurthala, pada hari Sabtu, tanggal 28 Maret 2026, pukul 20.30 WIB.
Menghadapi laga tandang tersebut, klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu, bertekad memaksimalkan peluang untuk meraih hasil positif. Salah satu strategi yang disiapkan tim pelatih adalah mempelajari potensi kelemahan lawan, terutama setelah Persiraja melakukan perubahan di kursi pelatih.
Asisten pelatih SFC, Cipta Adikodrati, mengatakan, kehadiran pelatih baru di kubu Persiraja bisa menjadi tantangan sekaligus peluang bagi SFC. Menurutnya, pelatih anyar Persiraja Banda Aceh merupakan sosok yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Indonesia.
“Dengan hadirnya pelatih baru Persiraja, Coach Jaya Hartono, tentu beliau pelatih berpengalaman. Saya yakin dia memiliki model permainan yang bagus,” ujar Cipta Adikodrati kepada wartawan.
Meski demikian, ia menilai perubahan tersebut juga bisa menghadirkan fase adaptasi bagi para pemain Persiraja. Proses penyesuaian antara pelatih dan pemain, diperkirakan belum sepenuhnya berjalan maksimal, terutama dalam waktu yang relatif singkat sejak pergantian pelatih dilakukan.
“Penyesuaian dengan pemain, mungkin belum sepenuhnya maksimal. Ini bisa menjadi celah bagi Sriwijaya FC untuk melihat kelemahan-kelemahan Persiraja dalam pertandingan nanti,” tambah pelatih yang akrab disapa Coach Joe Berry itu.
Selain mempersiapkan strategi menghadapi perubahan taktik lawan, SFC juga mendapatkan kabar baik terkait ketersediaan pemain. Kapten tim, Joko Susilo, dipastikan dapat kembali memperkuat lini pertahanan pada pertandingan tersebut.
Sebelumnya, Joko Susilo harus absen saat SFC menghadapi Sumsel United dalam laga Derbi Sumsel yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada akhir Februari lalu. Absennya sang kapten kala itu, disebabkan oleh sanksi larangan bermain satu pertandingan.
“Joko Susilo hanya terkena satu pertandingan larangan bermain. Insya Allah pada pertandingan berikutnya dia sudah bisa tampil kembali,” jelas Coach Joe Berry.
Kembalinya sang kapten, diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini belakang SFC, terutama dalam menghadapi tekanan dari lini serang Persiraja Banda Aceh yang dikenal agresif saat bermain di kandang sendiri. (ohs)

